Februari 20, 2025

Subangjawara : Nama Kota di Indonesia Menurut Provinsi

Indonesia sebuah Negara Kesatuan yang Berbentuk Republik yang Memiliki Provinsi

Pandangan LPS Pada Bank Digital Yang Memberikan Suku Bunga Deposito Tinggi

Siapa yang tidak ingin mendapatkan keuntungan berita bisnis hanya dengan modal menabung, apalagi sampe ke fase mendapatkan pasif income hanya dengan membuka tabungan deposito. Tentunya uang yang disimpan, nominalnya dalam penempatan deposito harus besar. Meresa senang karena bunga deposito yang besar adalah hal yang sah-sah saja, namun jangan lupa investasi melalui deposito bank digital bukan berarti tanpa resiko sama sekali.

Ditambah kini dengan hadirnya Bank Digital yang mana berita bisnis hari ini mulai marak sejak satu tahun yang lalu membuat beberapa lapisan masyarakat, terutama di kalangan anak muda milenial mulai melirik jenis investasi ini. Untuk beberapa kalangan yang masih percaya dengan sistem Bank Umum tentu masih bingung dan waspada dengan sistem yang ada pada Bank Digital yang belum tentu terdaftar di LPS.

Baca Juga : Perubahan Prilaku Masyarakat Yang Menjadi Penyebab Konflik Antar Tetangga

Bunga penjaminan LPS dalam suku bunga rupiah saat ini berada pada 4,52%. Sedangkan berita eknomi dan bisnis terkini untuk valas sendiri berada pada level 2,25%. Selain itu untuk Bank Perekonomian Rakyat BPR ratenya dipatok lebih tinggi yakni 6,5%. Sementara simpanan dengan bunga diatas tingkat bunga penjaminan tidak akan dijamin oleh LPS.

Bank Dengan Suku Bunga Tinggi

Bila bank memiliki kinerja atau LPS rate tersebut bermasalah dan berakhir di likuidasi, maka dana yang tersimpan di bank tersebut tidak akan di jamin. Selain itu, nilai simpanan yang dijamin oleh LPS paling tinggi sebesar 2 miliyar rupiah pernasabah perbank.

Apabila nasabah bunga deposito bank mempunyai beberapa rekening simpanan pada satu bank, maka untuk menghitung simpanan yang dijamin saldo seluruh rekening tersebut di jumlahkan. Nilai simpanan yang dijamin tersebut meliputi simpanan pokok ditambah bunga untuk bank konvensional atau ditambah pokok bagi berita bisnis dan keuangan hasil yang telah menjadi hak nasabah untuk bank syariah.

Posisi Rata-rata Suku Bunga Simpanan Berjangka

Mengacu data terbaru, kategori bank dengan tingkat bunga simpanan berjangka rupiah tertinggi di RI untuk tenor 1 dan 3 bulan diraih oleh bank swasta nasional. Dengan bunga rata-ratanya sebesar 4,4% untuk tenor 1 bulan dan 4,9% untuk rata-rata suku bunga tenor 3 bulan bunga deposito bank tertinggi.

Kemudian tenor 6 bulan, bank swasta nasional pun tetap menduduki peringkat pertama, pasalnya rata-rata suku bunga deposito tenor 6 bulan di bank swasta nasional mencapai 4,97%, Sementara bank pembangunan daerah atau BPD juga menawarkan suku bunga deposito tenor 12 bulan paling tinggi dibandingkan dengan kelompok bank lainnya bank dengan bunga deposito tertinggi.

Baca Juga : Kerugian Yang Dialami Negara Akibat Bobolnya PDN Oleh Hacker

Mengacu data BI rata-rata suku bunga deposito tenor 12 bulan yang diberikan BPD bahkan mencapai 5,72%. Dan yang terakhir, khusus deposito dengan tenor 24 bulan bank yang memberikan bunga paling tinggi ternyata adalah Bank BUMN. Mengacu data BI, bank plat merah ini telah memberikan rata-rata suku bunga deposito sebesar 5,58%.

Trend Rata-rata Suku Bunga Deposito Di Beberapa Bank Digital

Berdasarkan data yang dihimpun dari tim riset bunga bank deposito tertinggi, sejumlah bank digital menawarkan suku bunga deposito tenor 12 bulan diatas 5% dan bahkan ada juga yang mencapai 8%. Apa saja penyebab berbagai bank menaikan suku bunga deposito yang tinggi ditengah pertumbuhan total dari dana pihak ketiga yang justru melandai.

Pengetatan likuiditas yang memang kebijakan moneter sejak pertengahan tahun lalu yang kecenderungan mengetap. Bank Indonsia Sejak bulan Agustus Tahun 2023 lalu cenderung memperketat kebijakan moneternya dengan terus menaikan suku bunga. Dan ini mulai kelihatan dampaknya pada perbankan, hingga perbankan nasional mulai berebut dana karena kekhawatiran dilihat dari contohnya angka ekses reserve yang ditaruh oleh perbankan nasional di instrumen bank central cenderung menurun.

Share: Facebook Twitter Linkedin

Comments are closed.